Artikel Terbaru Dapatkan Artikel terbaru kami dengan berlangganan pada situs ini

Cara Menghitung IP Addres Desimal Ke Biner


IP Address (Internet Protocol Address) adalah sebuah alamat yang diberikan kepada suatu komputer yang terhubung ke dalam suatu jaringan komputer. Fungsi IP Address adalah sebagai alat identifikasi host atau antar muka pada jaringan dan sebagai alamat lokal jaringan.

Format IP Address, pengalamatan IP Address menggunakan bilangan biner. Namun supaya lebih mudah ditulis dan dibaca oleh manusia, maka IP address ditulis dengan bilangan 4 desimal yang masing-masing dipisahkan oleh titik. Format penulisan ini disebut sebagai dotted-decimal notation. Setiap bilangan desimal merupakan nilai dari satu oktet atau delapan bit alamat IP. Sebagai contoh adalah sebagai berikut:

192.168.1.1

Pengalamatan IP Address, IP Address dibagi menjadi 5 kelas, A-E , namun hanya kelas A, B, dan C saja yang dipakai untuk keperluan umum. Sedangkan, D dan E digunakan untuk keperluan khusus (multicast dan riset). Pada kelas A-C, IP dibagi menjadi 2 bagian, Network bit dan Host bit

Network bit berperan sebagai pembeda atau pengidentifikasi area netowk dan host bit sebagai pengidentifikasi sebuah host.

Cara menghitung IP Address desimal ke Biner

Biasanya cara menghitug IP Address adalah dengan cara membagi 2 pada bilangan sampai sisa 1 atau 0. Tetapi sekarang saya akan memberikan tips cara cepat untuk menghitung IP Address.

– Pertama kali 2 bilangan dari 1, karena 1 oktet terdiri dari 8 bit bilangan biner jadi kita kalikan bilangan tersebut sampai delapan kali.

– 2^0=1, 2^1=2, 2^2=4, 2^3=8, 2^4=16, 2^5=32, 2^6=64, 2^7=128
(kita ambil hasil kali dari bilangan tersebut 1,2,4,8,16,32,64,128 = 8 bit) kemudian buat seperti gambar di bawah. mulai dari 128.


– jika semua nilai tersebut ditambahkan maka hasilnya adalah 255.

– contoh 1 menghitung nilai 192 ke binery :

192 : kita mulai dari 128, lihat gambar diatas, > kita mulai hitung dari kiri, angka 192 melebihi dari 128 maka kita tandai dengan angka 1.


hasilnya seperti itu, dan 128 berarti bernilai 1, kemudian di jumlahkan dengan bilangan di sebelahnya 64. 128+64= 192. jika hasilnya sudah sesuai dengan angka yang dicari maka angka 32,16,8,4,2,1 menjadi 0.

jadi binery dari 192 = 11000000


– contoh 2 menghitung nilai 168 ke binery, caranya sama seperti diatas.

Nilai 168 lebih besar dari  128, jadi 128 bernilai 1,

kemudian 64, 128+64=192, karena 192 melebihi dari 168 maka 64 bernilai 0,

selanjutnya 32. 128+32=160, 160 bernilai tidak lebih besar dari 168, berarti 32 bernilai 1,

selanjutnya 16, 160+16=176. 176 lebih besar dari 168, berarti 16 bernilai 0.

selanjutnya 8, 160+8=168. 168 sudah sesuai dengan angka yang kita cari jadi 8 bernilai 1dan sisanya 4,2,1 bernilai 0.

jadi hasilnya. 168 = 10101000
Contoh menghitung IP Address 172.16.30.254

binerynya :

172 = 10101100

16 = 00010000

30 = 100011110

254 = 11111110

jadi binery dari 172.16.30.254 = 10101100.00010000.00011110.11111110

Menurut saya cara ini adalah cara paling mudah dan paling cepat untuk menghitung ip address, sekian info dari saya jika anda masih bingung silahkan tinggalkan komentar dibawah.

Semoga Bermanfaat...

Pengenalan Visual Basic Net–1


Ketemu lagi dalam Pemrograman Dasar Visual Basic Net
Pada artikel kali ini akan dijelaskan cara pembuatan program dasar yang menjelaskan cara kerja kode program Visual Basic Net  menggunakan Visual Studio 2013.







Silahkan ikuti langkah langkah berikut :
  1. Buatlah proyek baru dengan nama Inventori.
  2. Gantilah Properti Form1 sesuai dengan tabel berikut :
Komponen Properti Nilai
Form1 Size 336;250
Text Jendela Login
(Name) frLogin
Start Position CenterScreen
  1. Jalankan program dengan mengakses menu Debug > Start Debugging atau menekan tombol 14 Start atau dengan menekan F5. Lihatlah bahwa sekarang Form1 bertuliskan Jendela Login dan ukurannya 336 x 250 pixel. Hasilnya :
    frLogin
  2. Simpanlah form dengan menekan menu File > Save Form1.vb as …
  3. Isi dengan nama frLogin.vb lalu tekan Save
Catatan :
Perhatikan tanda titik koma ; pada properti size. Pada setting Windows Language/Regional setting bahasa Inggris, tanda titik koma diganti dengan tanda koma.
Selanjutnya kita akan menambahkan Label dan Textbox pada frLogin.vb langkahnya sebagai berikut :
  1. Buka kembali proyek Inventori Tempatkanlah sebuah label pada frLogin dengan posisi seperti gambar dibawah ini.
01 Label dan Teks
  1. Caranya, klik ganda icon Label pada Toolbox atau Drag and drop icon Label pada Toolbox ke dalam frLogin.
  2. Gantilah propertinya sesuai dengan tabel berikut :

Komponen Properti Nilai
Label1 Text Silakan Login
Font 16
Label2 Text Nama
Label3 Text Password
TextBox1 Text (Kosong)
TextBox2 Text (Kosong)
PasswordChar *
Button1 Text Login
GroupBox1 Text (Kosongkan)
  1. Jalankan program dengan menekan tombol 14 Start atau dengan menekan F5.
02 Run Login
  1. Isikan pada TextBox1 dengan Alfi dan TextBox2 dengan Naufal.
  2. Apa yang terjadi pada TextBox2? Ternyata yang muncul adalah karakter “*” sebanyak 6 kali. Hal ini bertujuan supaya password kita tidak diketahui orang lain.
  3. Simpanlah semua file dalam proyek dengan menekan menu File > Save All atau dengan menekan tombol 03 Save All
  4. Groupbox memiliki fungsi untuk mengelompokan kontrol-kontrol yang ada pada sebuah form. Selain itu, group box dapat membantu mengatur tampilan form dan kontrol-kontrol pada form. Ketika group box dipindahkan, maka kontrol yang berada di dalam group box tersebut akan ikut pindah. Sekarang tempatkanlah sebuah group box pada frLogin.
04 Group Box
  1. Klik kanan pada GroupBox1 kemudian pilih Send to Back agar objek-objek yang tertutup GroupBox1 bisa terlihat.
  2. Tambahkan sebuah form dengan cara klik kanan pada proyek Inventori pada Solution Explorer kemudian pilih Add > Windows Form… kemudian beri nama frUtama.vb.
05 Add Form Baru
  1. Gantilah Propertinya sesuai dengan tabel berikut :
Komponen Properti Nilai
frUtama Size 880;620
Text Jendela Utama
  1. Kembali ke form login kemudian klik ganda tombol Login dan isikan kode sehingga menjadi seperti berikut ini :
Public Class frLogin
    Private Sub Button1_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button1.Click
        Dim frAnak As New frUtama
        If (TextBox1.Text = "Alfi") And (TextBox2.Text = "Naufal") Then
            frAnak.Show()
        End If
    End Sub
End Class
06 Button Code
  1. Jalankan program dengan menekan F5.
  2. Isikan Alfi pada baris nama dan Alfi Naufal pada baris password. Kemudian tekan tombol Login. Apa yang terjadi? Tidak akan terjadi apa-apa.
  3. Isikan Alfi pada baris nama dan Naufal pada baris password. Kemudian tekan tombol Login. Apa yang terjadi?  Akan muncul jendela utama.
07 Jendela Utama
  1. Tutup semua aplikasi Inventori yang sedang berjalan kemudian simpanlah semua file dalam proyek dengan menekan menu File > Save All atau dengan menekan tanda 03 Save All

Oke, sampai disini dulu berikutnya akan kita bahas Penggunaan CheckBox pada Form. Semoga bermanfaat…

    Belajar Visual Basic .NET

    Mengenal VB.NET
    Ada pepatah mengatakan tak kenal maka tak tahu, artinya kalau tidak kenal maka harus kenalan dulu supaya tahu.
    Nah sekarang saya akan sedikit perkenalkan dulu tentang VB.net ini.

    Visual Basic .NET adalah sebuah alat untuk mengembangkan dan membangun aplikasi yang bergerak di atas sistem .NET Framework, dengan menggunakan bahasa BASIC. Dengan menggunakan alat ini, para programmer dapat membangun aplikasi Windows Forms, Aplikasi web berbasis ASP.NET, dan juga aplikasi command-line.
    Alat ini dapat diperoleh secara terpisah dari beberapa produk lainnya (seperti Microsoft Visual C++, Visual C#, atau Visual J#), atau juga dapat diperoleh secara terpadu dalam Microsoft Visual Studio .NET.
    Bahasa Visual Basic .NET sendiri menganut paradigma bahasa pemrograman berorientasi objek yang dapat dilihat sebagai evolusi dari Microsoft Visual Basic versi sebelumnya yang diimplementasikan di atas .NET Framework.
    (Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Visual_Basic_.NET)

    Nah lalu apa itu .NET Framework, untuk pembehasan .NET Framework anda bisa searching di google tentang pembahasan .NET Framework karena jika saya bahas disini tidak akan cukup akan terlalu panjang, atau mungkin anda juga bisa lihat disini
    http://id.wikipedia.org/wiki/.NET_Framework untuk pembahasan .NET Framework
    Apa saja yang anda perlukan untuk memulai belajar VB.NET ?
    Ini yang anda perlu siapkan ketika anda ingin belajar VB.NET.
    1. Komputer
    • Processor 1.6 Ghz atau lebih tinggi
    • OS yang didukung Windows XP, VISTA, 7, 8, Server 2003, 2008
    • Memori min 1 Gb dan saya sarankan memory diatas 2 Gb untuk kelancaran dan kenyamanan waktu membuat kode program
    • Hardisk min yang kosong 5 Gb

    2. Code Editor
    • Visual Studio 2003
    • Visual Studio 2005
    • Visual Studio 2008
    • Visual Studio 2010
    • Visual Studio 2012
    • Visual Studio 2013

    Pada tutorial ini saya menggunakan Visual Studio 2010 untuk prakteknya, dan pada tutorial ini saya akan fokuskan dulu pada pembuatan aplikasi Windows Formnya.
    Mengenal IDE (Integrated Development Environment) Visual Studio 2013.
    Start Page
    01 Start Page

    Start Page merupakan tampilan yang pertama, ketika anda memulai membuka aplikasi Ms. Visual Studio 2010. Pada start page ini anda akan menemukan beberapa panes salah satunya adalah Recent Project Pane, pane ini menampilkan daftar projek yang sebelumnya anda buat, selain itu ada juga pane lainnya seperti Get Started, Lates News dsb. Anda bisa explore sendiri tentang halaman start page ini.

    New Project Dialog
    02 New Project
    Ketika anda mengklik new project icon pada Start Page, lalu anda akan menemukan tampilan New Project Dialog. Nah disini anda akan diminta untuk memilih projek apa yang anda akan buat, sepeti Windows Form Aplication, Console Aplication dsb.

    Design Interface Windows Form Aplication
    Seperti dikatakan diawal kita akan fokus dulu pada pembuatan Windows Form Aplication, maka Desain Interface yang akan dibahas disini adalah Desain Interface untuk Windows Form Aplication saja dulu.
    03 Design Interface
    Sekarang saya akan jelaskan satu persatu apa saja bagian-bagian dari workspace tersebut.
    1.  Design View
    04 Design View
    Design view ini merupakan tempat mendesain form dari program yang akan anda buat.

    2. View Code
    05 Code View
    View code merupakan tempat untuk memberikan perintah atau kode-kode program pada objek-objek yang digunakan dalam pembuatan program nantinya. Untuk menampilkan view code ini anda dapat melakukan dengan 4 cara, yang pertama anda dapat lakukan dengan cara klik 2x pada area form atau pada objek yang akan diberikan perintah; cara yang kedua anda dapat mengklik kanan pada objek yang akan diberi perintah kemudian anda pilih view code, atau anda bisa tekan F7 pada keyboard untuk menampilkan view code ini, atau anda juga bisa klik icon view code  pada solution exproler yang ada disebelah kiri atas.
    06 Code View Solution Explorer

    3. Toolbox
    07 Toolbox
    Toolbox merupakan tempat sekumpulan alat yang akan digunakan pada pembuatan program nantinya. banyak sekali alat atau tool disini yang dapat digunakan, misalnya button, textbox, listbox, dll.

    4. Data Source
    08 Data Source
    Data source ini merupakan tempat untuk menghubungkan program dengan database. Selain ke database bisa juga menghubungkan dengan service, menghubungkan dengan object.
    5. Solution Explorer
    09 Solution Explorer
    6. Properties
    10 Properties
    Properties digunakan untuk mengatur objek-objek yang digunakan pada program yang dibuat.
    7. Menubar
    11 Menu Bar
    Menubar berisi tombol-tombol text yang memiliki fungsi yang berbeda sesuai dengan namanya masing-masing.

    8. Toolbar
    12 Toolbar
    Top Bar merupakan sekumpulan tombol shortcut yang memiliki fungsi untuk menjalankan perintah tertentu dengan cepat.

    9. Status bar
    13 Status Bar
    Status Bar terletak dibagian bagian bawah area program sebelah kiri. Status Bar berisi informasi yang dilakukan saat pembuatan program.

    Berikutnya kita akan membuat aplikasi sederhana pada artikel berikutnya Pengenalan Visual Basic Net-1. Semoga bermanfaat…


    Alih Fungsi




    PROGRAM SERTIFIKASI PENDIDIK DAN SERTIFIKASI KEAHLIAN BAGI GURU SMK/SMA (ALIH FUNGSI)
    Salah satu arah kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan adalah meningkatkan kualitas pendidikan vokasi serta pendidikan dan pelatihan keterampilan kerja. Untuk mendukung kebijakan tersebut, Presiden telah mengeluarkan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan dalam rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia. Melalui Inpres ini, Mendikbud diinstruksikan untuk meningkatkan jumlah dan kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) di SMK.
    Menindaklanjuti Inpres tersebut dan dalam rangka penataan dan pemenuhan guru produktif di SMK, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan perlu melakukan cara strategis pada tahun 2016, yaitu akan melaksanakan Program Sertifikasi Pendidik Dan Sertifikasi Keahlian Bagi Guru SMK/SMA atau yang dikenal dengan program Alih Fungsi. Dengan program alih fungsi guru tersebut, diharapkan dapat memenuhi kekurangan guru produktif di sekolah menengah kejuruan (SMK).
    • Program Alih Fungsi bertujuan untuk
    1. Meningkatkan kompetensi guru SMK dan SMA yang mengampu mata pelajaran adaptif untuk memperoleh kompetensi keahlian tambahan dan mampu menjadi guru mata pelajaran produktif di SMK.
    2. Memenuhi kebutuhan guru produktif di SMK khususnya untuk 4 bidang prioritas yaitu maritim/kelautan, pertanian, ekonomi kreatif, pariwisata, serta teknologi dan rekayasa
    • Manfaat
    1. Guru memperoleh sertifikat pendidik dan sertifikat keahlian sesuai dengan kompetensi keahlian.
    2. Proses pembelajaran di SMK lebih optimal sesuai dengan prinsip profesionalisme dan kewirausahaan.
    3. Lulusan SMK mempunyai kompetensi yang sesuai dengan bidang keahlian sehingga mampu bersaing di dunia kerja terutama menghadapi MEA.
    • Sasaran
    1. Program sertifikasi pendidik dan sertifikasi keahlian bagi guru SMK/SMA (alih fungsi) pada tahun 2016-2017 diperuntukkan bagi 15.000 guru yang berasal dari guru SMK dan SMA.
    • Persyaratan Peserta
    1. Usia maksimal antara 45 s.d 55 tahun sesuai dengan karakteristik kompetensi keahlian.
    2. Guru mata pelajaran yang diidentifikasi kelebihan guru, yaitu: guru SMK adaptif (PKn, Matematika, Seni Budaya, IPA, IPS, Kewirausahaan, dan KKPI); dan guru SMA (PPKn, Biologi, Fisika, Kimia, Geografi, Ekonomi, Bhs Asing Lain, Antropologi, TIK).
    3. Mengikuti tes minat dan bakat (khusus bidang seni/ekonomi kreatif).
    4. Mempunyai minat terhadap salah satu kompetensi pada program keahlian tertentu pada kelompok bidang keahlian
      • Maritim/Kelautan
      • Pertanian
      • Pariwisata
      • Ekonomi Kreatif
      • Teknologi dan Rekayasa
    • Strategi
    1. Program ini dilaksanakan selama 12 bulan melalui belajar mandiri terbimbing yang dilaksanakan di SMK sekolah tempat guru mengajar, pendidikan dan pelatihan kompetensi, magang di dunia usaha dan dunia industri (DUDI), diakhiri dengan sertifikasi guru dalam jabatan melalui PLPG dan sertifikasi keahlian.
    Strategi
    • Pendaftaran
    1. Guru melakukan pendaftaran melalui laman http://alihfungsi.gtk.kemdikbud.go.id.
    2. Klik menu daftar pada kanan atas dari laman tersebut
    3. Masukkan kode registrasi pada kotak isian, tandai pada kotak “saya bukan robot”, kemudian klik tombol daftar
    4. Pada laman registrasi, masukkan alamat email dan password, kemudian klik tombol daftar
    5. Baca petunjuk pendaftaran pada laman registrasi, untuk melakukan langkah berikutnya
    • Hak dan Kewajiban Peserta
    • Kewajiban:
      1. Peserta wajib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan program alih fungsi.
      2. Peserta wajib memenuhi standar minimal kompetensi yang ditentukan pada setiap tahapan program alih fungsi.
    • Hak:
      1. Selama mengikuti program alih fungsi, guru berhak tetap mendapatkan tunjangan profesi pendidik (bagi yang memiliki sertifikat pendidik).
      2. Peserta berhak mendapatkan diklat dan pengalaman praktek kerja dari instruktur yang kompeten di bidangnya.
      3. Setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan memenuhi standar minimal kompetensi, peserta berhak mendapatkan sertifikat pendidik dan sertifikat keahlian sesuai kompetensi keahlian yang diikuti.
    • Kompetensi Keahlian Sasaran Alih Fungsi
    Daftar Paket

    Surat Dirjen GTK tentang Linieritas Kualifikasi Akedemik dalam Kepangkatan Guru



    Polemik tentang guru tidak boleh naik pangkat kalau mengajarnya tidak sesuai dengan ijazah yang dimiliki terjawab sudah. Dirjen GTK telah memastikan bahwa guru yang bersertifikat pendidik yang diangkat sampai tahun 2015, dapat mengajukan kenaikan pangkat sesuai dengan pangkat tertinggi di dalam jenjang kepangkatan guru sepanjang mengajar sesuai dengan bidang/mata pelajaran pada sertifikat pendidiknya walaupun tidak linier dengan kualifikasi akademiknya. 

    Selain itu Dirjen GTK juga menyatakan bahwa Guru yang mengajar linier dengan sertifikat pendidiknya, tetapi sertifikat pendidiknya tidak linier dengan kualifikasi akademiknya, tidak dipersyaratkan untuk mengikuti pendidikan S1 Kedua yang linier dengan sertifikat pendidik yang dimilikinya.

    Berikut ini isi Surat Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemdikbud Nomor 134741/B.BI.3/HK/2015 tanggal 14 Desember 2015 tentang Linieritas Kualifikasi Akademik Dalam Kepangkatan Guru yang ditujukan kepada1. Kepala Badan kepegawaian Negara (BKN); 2) Kepala Kantor Regional BKN dan 3) Kepala Dinas Pendidikan/Kabupaten/Kota.



    Sehubungan dengan beragamnya interpretasi terhadap kualifikasi S1/D-IV bagi guru, sertifikat pendidik, linieritas antara kualifikasi akademik dengan kepemilikan sertifikat pendidik, dan karir pengawas sekolah, dengan ini kami sampaikan hal-hal sebagi berikut. 
    1. Kualifikasi akademik dan sertifikasi guru diatur berdasarkan ketentuan undang­undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang­undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen, . peraturan pemerintah nomor 74 tahun 2008 tentang guru, dan pedoman pelaksaaan sertifikasi guru 
    2. Ketentuan karir dan kepangkatan guru dan pengawas sekolah diatur dalam ketentuan tentang jabatan Gungsional Guru dan Angka Kreditnya, tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional pengawas dan Angka Kreditnya, peraturan menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 143 tahun 2014 tentang petunjuk teknis jabatan Fungsional Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya.
    3. Mengacu pada ketentuan angka 1 dan 2 diatas, perlu diperhatikan hal-­hal sebagai berikut : 
      1. Guru yang mengajar linier dengan sertifikat pendidiknya, tetapi sertifikat pendidiknya tidak linier dengan kualifikasi akademiknya, tidak dipersyaratkan untuk mengikuti pendidikan S1 Kedua yang linier dengan sertifikat pendidik yang dimilikinya. 
      2. Bagi guru dalam jabatan yang diangkat sebelum berlakunya undang-undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen, dapat mengikuti sertifikasi pendidik tanpa mempertimbangkan kesesuaian/linieritas antara kualifikasi akadeik yang dimiliki dengan mata pelajaran/bidang tugas yang diampu, sepanjang guru yang bersangkutan mempunyai pengalaman mengampu bidang/mata pelajaran tersebut paling sedikit 5 (lima tahun) 
      3. Bagi guru yang diangkat sejak berlakunya undang-­undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen yang akan mengikuti sertifikasi pendidik, harus sesuai dengan kualifikasi akademik S­1 atau lebih dari S­1 yang dimilikinya. 
      4. Bagi guru yang bersertifikat pendidik yang diangkat sampai tahun 2015, dapat mengajukan kenaikan pangkat sesuai dengan pangkat tertinggi di dalam jenjang kepangkatan guru sepanjang mengajar sesuai dengan bidang/mata pelajaran pada sertifikat pendidiknya walaupun tidak linier dengan kualifikasi akademiknya. dengan kepemilikan sertifikat pendidik tersebut, guru dinyatakan sebagai guru profesional dan sah atau linier dengan mata pelajaan yang diampunya. 
      5. Bagi guru yang belum S.1/D.4 sampai dengan akhir tahun 2015, kenaikan pangkat dan jabatannya telah diatur dalam PermenagPAN dan RB nomor 16 tahun 2009 pasal 40 dan pasal 41. 
    4. Bagi pengawas sekolah yang bukan berasal dari jalur guru, sepanjang sudah memiliki sertifikat pendidikan dan melaksanakan tugas kepegawaian sesuai dengan sertifikat pendidikanya dapat mengajukan kenaikan pangkat sesusi dengan ketentuan PermenagPAN dan RB nomor 21 Tahun 2010 tentang Jabatan Fungsional Pengawas dan Angka Kreditnya dan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 143 tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Pengawas dan Angka Kreditnya.

    Silahkan disampaikan kabar ini kepada rekan guru yang galau karena mengajar tidak sesuai dengan ijazah S1 yang dimilikinya.

    Sumber : http://ainamulyana.blogspot.co.id/

    Cara dan Persyaratan Mutasi Tunjangan Profesi atau Sertifikasi



    Berbagai hal dapat menjadi alasan sehingga seorang guru harus menempuh proses mutasi.
    Terlepas dari alasan-alasan tersebut, selain harus menempuh prosedur administrasi yang biasanya cukup panjang, yang perlu juga menjadi perhatian yakni mengurus beberapa prosedur tambahan agar tunjangan profesi tidak terkendala kemudian.

    Mutasi Antar Sekolah dalam Kabupaten/Kota


    Untuk mutasi dalam daerah, setelah surat keputusan tentang mutasi diterima, maka segera melaporkan kepada Kepala Sekolah asal dengan membawa foto copy SK mutasi, dan kemudian menyampaikannya juga kepada Operator Dapodik Sekolah asal untuk dientri atau diregistrasi PTK keluar. Jika dimungkinkan, setelah diregistrasi keluar. mintalah operator dapodik sekolah asal untuk segera melakukan sinkronisasi agar perubahan data pada dapodik sekolah asal masuk ke server dapodik pusat. Setelah itu, dengan membawa SK mutasi juga segera melapor kepada Kepala Sekolah baru, dan memberitahukan kepada Operator Dapodik Sekolah baru. Selanjutnya mintalah formulir PTK, sebisa mungkin secepatnya untuk diisi berbagai data yang diperlukan. Mintalah kepada operator dapodik sekolah baru agar sesegera mungkin setelah formulir PTK yang telah diisi untu dientry kedalam aplikasi dapodik kemudian melakukan proses sinkronisasi, agar history perpindahan PTK secepatnya terekam di server dapodik.

    Mutasi Antar Daerah


    Untuk mutasi antar daerah, tahap pertama sama dengan prosedur nomor 1 di atas. Setelah itu PTK mutasi harus melapor kepada operator tunjangan di dinas pendidikan kabupaten kota. Agar data data si PTK yang ada diaplikasi SIMTun oleh operatornya juga dimutasikan. 
    Setelah itu, Si PTK menemui operator SIMTun di daerah yang baru untuk melaporkan mutasinya dengan maksud agar dimasukkan data-datanya pada aplikasi SIMTun daerah yang baru. Prosedur selanjutnya sama dengan langkah di atas.
    Adapun syarat yang harus dipersiapkan oleh guru yang mutasi adalah :

    Syarat syarat Pemberkasan Mutasi Guru Antar Kab/Kota

    1. Ijazah sertifikasi yang di legalisir LPTK
    2. SK Gaji berkala Baru/Akhir
    3. NRG (Nomor Registrasi Guru)
    4. Foto copy No. Rekening baru apabila ada perubahan
    5. Data instansi tempat tugas yang baru dan lama
    6. SK Mutasi dari daerah asal dan SK pengangkatan di daerah baru.

    Pemberkasan mutasi dari Sekolah Binaan Kementerian Agama ke Sekolah Binaan Kemdiknas

    1. Ijazah sertifikasi yang dilegalisir LPTK
    2. SK Gaji berkala Baru/Akhir
    3. NRG (Nomor Registrasi Guru)
    4. Foto copy No. Rekening baru apabila ada perubahan
    5. Data Jumlah beban mengajar min. 24 jam/perminggu
    6. Tempat tugas mengajar yang baru
    7. SK Mutasi dari sekolah asal
    8. SK pemberhentian tunjangan dari Kementerian Agama


    SK Pembagian Tugas Guru Format Terbaru 2015 + Jumlah Siswa Perombel


    Dalam pelaksanaan tugas guru pada tahun 2015 khususnya pada semester 2 (genap) tahun pelajaran 2014/2015 ini diperlukan adanya SK Pembagian Tugas mengajar bagi guru yang dibuat oleh kepala sekolah sebagai dasar pelaksanaan tugas mengajar.

    Berikut contoh SK Pembagian Tugas Mengajar Bagi guru dengan format terbaru, yakni adanya penambahan jumlah pada masing-masing Rombel yang diampu. File contoh SK ini saya share sekaligus untuk memenuhi permintaan dari beberapa rekan PTK pengunjung blog ini.



    Silahkan disesuaikan / edit kembali dengan keadaan sekolah Anda, dan untuk mendapatkan hasil kualitas print out terbaik, silahkan cetak pada kertas HVS ukuran F4.

    Semoga bermanfaat dan terima kasih...

    Informasi Persiapan Berkas Sertifikasi 2015


    Persiapan matang sangat diperlukan bagi anda para pendidik yang akan menempuh PLPG maupun PPGJ Sertifikasi 2015. Jangan sampai Informasi penting tentang berkas yang akan dibawa tidak sampai ke telinga Anda. Banyak dari sekian ribu peserta sertifikasi gagal lantaran kekurangan persiapan dan non teknis lainnya.


    Berikut Berkas, maupun Barang penunjang lainya untuk mengikuti Sertifikasi 2015 :
    1. Biodata Format A1 (didapat dari Dinas)
    2. Fotocopy Ijazah S-1 dan Akta IV serta Ijazah S2 legalisir Perguruan Tinggi
    3. Fotocopy SK mengajar 5 Tahun terakhir berturut-turut legalisir Kepsek masing2
    4. Fotocopy SK Pangkat /Golongan di Legalisir Badan Kepegawaian Daerah ( BKD )
    5. Fotocopy SK Awal s/d Terakhir dilegalisir Badan Kepegawaian Daerah ( BKD )
    6. Pas Photo 3x4 warna , sebanyak 4 lembar
    7. Kartu NUPTK terbaru
    8. Surat Ijin Belajar (bagi yang menempuh pendidikan pada saat sudah CPNS/PNS)
    9. Membawa Contoh RPP/Kurikulum K13
    10. Membawa Buku Pelajaran (Literatur yg Relevan)
    11. Laptop/Notebook
    12. ATK (lengkap)
    13. Baju dan celana Putih Hitam ( untuk keperluan pembukaan dan penutupan )
    14. Kaos Olahraga ( Training lengkap )
    Demikian informasi tentang berkas dan penunjang lain mengikuti sertifikasi 2015.

                              Semoga bermanfaat..


                              Mengapa Syiah Sangat Membenci Umar bin Khathab?


                              Pertanyaan itu terus terngiang di benak hati kaum Muslimin.

                              Umar bin Khathab dan para sahabat senior berhasil menaklukkan Imperium Majusi dan memadamkan api suci buatan iblis sesembahan bangsa Persia, dan kebencian mereka kepada Umar dijadikan menjadi bagian dari ajaran sekte syiah, seperti kata penulis buku “Sejarah Peradaban Iran”.

                              Kebencian Iran dan rakyat Iran terhadap Umar bin Khathab bukanlah disebabkan karena Umar merampok kekuasaan yang diklaim Syiah harusnya menjadi hak Ali bin Abi Thalib dan Fatimah putri Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, melainkan karena Umar telah menaklukkan Iran dan memangkas habis imperium dinasti Sasaniah

                              Dalam catatan sejarah, Umar juga terbukti sangat dicintai oleh keluarga baginda nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Ali sendiri menikahkan putri tercintanya kepada Umar dan bahkan Ali memberi nama salah seorang putranya dengan nama Umar dan memberi nama putranya hang lain dengan nama Abu Bakar.

                              Sudah menjadi pengetahuan umum, betapa besarnya unsur Yahudi di dalam sekte Syiah. Syiah adalah sekte buatan Yahudi dan Abdullah bin Saba’ serta para sekutunya.

                              Syiah amat benci kepada Umar karena Umar mengusir Yahudi dari semenanjungArab, dan saking bencinya mereka dengan Umar maka mereka menggelar pembunuh Umar dengan gelar kebesaran yaitu “Baba Syuja’uddin” yang artinya “Bapak Agama Yang Pemberani” dan mereka juga membuatkan monumen khusus untuk sang pembunuh di Iran sana.

                              Dan itu juga lah mengapa orang Syiah sangat suka dengan nama “Piruz” atau “Fairuz” lengkapnya “Piruz Nahavandi” mama asli dari Abu Lu’lu’ Si Hamba Persia penyembah api yang membunuh Umar. Sebagaimana mereka juga enggan melewati  pintu Masjidil Haram yang bernama “Pintu Umar”.

                              Untuk diketahui juga, Syiah diciptakan bertugas menjalankan misi untuk mem-bully dan mengutuk para khalifah pengganti rasulullah, sahabat-sahabat nabi, dan istri-istri rasulullah sebagai sumber utama penukilan ajaran Islam ini, dan juga untuk mengutuk berbagai penaklukan  yang dilakukan oleh para pemimpin Islam pada masa lalu.

                              Sudah menjadi maklumat umum bahwa Yahudi sangat benci dengan penaklukan-penaklukan yang dilakukan oleh ummat Islam dan bangsa Arab, yang mana pada masa lalu bangsa Arab bukanlah bangsa yang dianggap oleh Imperium Persia yang maha gagah itu. Sebagaimana Syiah juga tidak pernah punya wilayah taklukkan sepanjang sejarahnya.

                              Catatan Penting

                              Jika setiap Yahudi, apapun kewarganegaraannya, pasti pro Israel dan support Israel dan menjadi bagian dari negara Israel; maka demikian juga halnya dengan penganut Syiah seluruh dunia pasti menginduk ke Iran (Negara Faqih) apapun paspornya. Mereka pasti akan berusaha keras untuk mempelajari bahasa Persia. Ini adalah bukti bahwa darah Persia pagan/Majusi begitu melekat dalam daging mereka.

                              Hikmahnya, Umar dan para sahabat lainnya sukses menghapus imperium persia penyembah api dan memadamkan api suci milik iblis yang berabad-abad pernah mereka tuhankan, sehingga api itu tidak akan pernah bisa menyala lagi sampai hari kiamat kelak; maka  iblispun menyalakan api dendam di dalam dada setiap penganut sekte Syiah, dendam kesumat kepada Allah, Rasulullah, para Sahabat Nabi, Islam, dan kaum Muslimin sampai kiamat tiba.

                              Sumber : fimadani.com

                              Jadwal Persetujuan Sertifikasi Terbaru 2015


                              Berdasarkan surat edaran kepala BPSDMPK PMP kepada kepala LPMP diseluruh Indonesia, infoGTK dapat menyampaikan beberapa informasi-informasi penting terkait kebijakan baru sertifikasi guru tahun 2015 bahwa :

                              • Guru yang diangkat SEBELUM undang-undang guru dan dosen (UUGD) diterbitkan tanggal 30 Desember 2005 akan disertifikasi dengan mekanisme/pola pemberian sertifikat pendidik secara langsung (PSPL), portofolio (PF) dan PLPG.
                              • Verifikasi berkas calon peserta sertifikasi guru dengan pola PSPL, PF dan PLPG sebagaimana disebutkan pada poin 1 dilaksanakan tanggal 17 s.d 30 April 2015.
                              • Persetujuan A1 calon peserta sertifikasi guru dengan pola PSPL, PF dan PLPG sebagaimana disebutkan pada poin 1 dilaksanakan tanggal 1 s.d 9 Mei 2015. 
                              • Cetak dokumen A1 calon peserta sertifikasi guru dengan pola PSPL, PF dan PLPG sebagaimana disebutkan pada poin 1 dilaksanakan tanggal 4 s.d 9 Mei 2015.
                              • Pedoman penetapan peserta sertifikasi pola pspl, PF dan PLPG akan di terbitkan dalam waktu dekat.
                              • Guru yang diangkat SETELAH undang-undang guru dan dosen (UUGD) diterbitkan tanggal 30 Desember 2005 akan disertifikasi dengan mekanisme/pola pendidikan profesi guru dalam jabatan (PPGJ) dengan kuota yang akan ditentukan kemudian.
                              • Penetapan calon peserta PPGJ beserta jadwalnya akan diinformasikan setelah perangkatnya selesai.
                              Secara umum dapat disimpulkan bahwa daftar calon peserta sertifikasi guru 2015 dengan pola PLPG, PF dan PSPL baru akan kita ketahui pada rentang waktu 1 s.d 9 Mei 2015 (jika tidak ada perubahan jadwal). Adapun daftar calon peserta sertifikasi guru 2015 dengan pola PPGJ masih menunggu informasi selanjutnya. 


                              Demikian informasi ini semoga bermanfaat.



                              Total Tayangan Laman

                               
                              Copyright © 2015. Blognya Amroe - All Rights Reserved
                              Template Created by Creating Website Published by Mas Template
                              Proudly powered by Blogger
                              Back to top